Rabu, 24 Juni 2015

안녕하세요 ^^~

안녕하세요.

Setelah lama tidak bersua, saat nya kembali menuliskan kisahku yang baru. sudah berganti.
Kisah terakhirku di tahun 2013 saat temanku menikah. doaku semoga tahun depannya sudah menikah.
Alhamdulillah... Segala puji pada Allah, yang sudah merubah banyak hal dalam hidup ku.

Juni 2015.
Single --> married (25 Oktober 2014)
Pegawai bank --> mahasiswa di salah satu universitas di Korea Selatan (1 Maret 2015)
Puasa sendiri --> puasa bersama suami (18 juni 2015)

sedang merintis bisnis kecil-kecilan ala mahasiswa.
yang awalnya BISTIP (bisa titip) semoga bisa berkembang jadi online shop kecil-kecilan.
konsep awal, karena saya mau pulang liburan ini dan dipastikan tidak sedikit teman - kerabat yang menginginkan oleh-oleh atau sekedar cinderamata dari negeri orang. siapapun itu.
teman yang saya miliki alhamdulillah tidak hanya satu.
jadi sangat tidak adil, jika hanya membawakan oleh-oleh hanya untuk satu teman.
Alhasil, tercetuslah ide BISTIP setelah membaca sebuah artikel mengenai "Kebiasaan orang-orang meminta oleh-oleh yang bisa dijadikan ajang penghasilan".
Yasudah, Bismillah saja...

Dari situ, saya menulis status untuk menyediakan layanan bistip untuk teman-teman di media sosial seperti facebook, path, line, bbm, whats app sampai saya mengikuti website BISTIP.
berbekal bagasi dari garuda sebesar 30 kilo, lumayan bisa membantu bayar tiket kepulangan saya ke Indonesia dan kembali lagi ke negeri ginseng ini.

Banyak yang mulai bertanya, awalnya hanya segelintir orang, lalu saya pelajari hal lainnya.
ada yang malah request titipan dan siap beri fee kalau dapat apa yang dia cari.
lumayan, fee 30% dari harga barang. Awalnya juga, suami hanya geleng-geleng melihat istrinya sibuk sama gadget karena harus membalas chat dan komen satu persatu.
Selama musim liburan yang alhamdulillah dapat 2 bulan, saya dapat part time di sebuah agen ticketing di sini.Sedikit banyak saya dapat ilmu baru dan ketemu orang baru, yang pastinya modal awal dari gaji part time di sana. kerja hanya sabtu-minggu selama 0.5 sebulan dapat gaji sekitar 250.000 won setara dengan kurang lebih 3 juta rupiah.
Kemudian, sembari mencari barang-barang titipan saya coba untuk membeli barang-barang luci, unik dan menarik dari toko-toko souvenir. ketika diposting, banyak yang komentar dan menanyakan harganya, macamnya, ukurannya, dan sebagainya.
ada yang kecewa karena harganya kalau dihitung rupiah itu tergolong mahal.
bagaimana tidak, jika harus dikurs 1 won setara dengan 13 rupiah.

beberapa kali saya share mengenai uang rupiah yang semakin melemah yang diakibatkan dari kondisi ekonomi di Indonesia memang sedang tidak bagus. 1 dollar pun smepat menyentuh 13.200 rupiah. jadi wajar untuk barang di korea, di kurs kan akan lebih mahal dari Indonesia. Akhirnya, teman-teman pun mengerti. Buat yang memang pernah ke Korea, harga segitu wajar tapi ada yang bilang,
"mba, kalau dari toko sopuvenir segitu mba ambil fee brp? apa mba ga untung?"
ada lagi teman yang bbm, "Kamu gpp untung sedikit? coba cari tempat yang harganya di bawah harga toko souvenir"
Bertambah lagi ilmu baru, saya penasaran dan coba eksplore beberapa tempat di korea yang menjual harga sedikit miring.
Alhamdulillah, berbekal bahasa korea yang masih sangat minim, ada yang memberikan harga murah/diskon dikarenakan saya seorang mahasiswa. Jadi saya dapat 20% dari harga toko. Jadi saya berani diadu dengan harga toko souvenir di sini. Harga yang saya berikan pun sudah termasuk ongkos kirim dari korea ke Jakarta. Karena bagasi yang diberikan maskapai hanya 30 kilo, barang yang dipesan alhamdulillah banyak, saya mencoba kirimkan barang dalam jumlah besar. Paket dari Korea Selatan ke Jakarta, Indonesia seberat 21 kilogram.

Suami ikut membantu mencari pernak-pernik korea yang lucu-lucu dan unik-unik. Gak kalah penting, suami juga sudah ridho dan alhamdulillah yang pesan makin banyak. Sampai akhirnya sedang dalam proses untuk buat logo dari olshop kecil-kecilan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

yang mau komen ala komentator di raja gombal silakeunnn..