Selasa, 28 Februari 2012

9 SUMMERS 10 AUTUMS DIFILMKAN


Tahun 2012 makin berjaya saja penulis di Indonesia, banyak buku yang memang memiliki ide kreatif dengan tema yang berbeda bisa dijadikan film. Namun, novel debutan Iwan Setyawan sungguh berbeda! Kisah dalam novel ini berbentuk kepingan dengan yang harus pintar-pintar disatukan oleh Scriptwriternya. Kesempatan emas ini jatuh pada Fajar Nugros, yang pernah menggarap skenario film Sang Pencerah dan Tendangan Dari Langit. Sutradara yang dipersunting tak kalah menarik, Ifa Isfansyah yang pernah menyutradai film Garuda di Dadaku dan Sang Penari.
Acara syukuran dan peluncuran film 9 Summers 10 Autums ini diselenggarakn di FAB Cafe Gramedia bertemoat du Grand Indonesia, lantai 3, pada pukul 11 siang, 27 februari 2012. Berawal dari status yang dibuat oleh mas Iwan Setyawan (26/2), membuatku ingin sekali bertemu dengannya langsung dan penasaran kisah yang melatar belakangi lahirnya buku itu. Dengan modal nekat sms mas Koko sebagai koordinator dari publishingnya, saya daftar untuk kehadiran esoknya. Saat ditanya, “dari mana?” saya spontan menjawab “saya penulis pemula, Mas. Saya ingin bertemu penulis buku itu dan banyak hal yang ingin saya tanyakan." Tak selang beberapa lama, mas Koko memperbolehkan saya datang.
Di sana saya duduk dibangku barisan kedua terdepan bersama teman, mas Iwan Setyawan membuka acara ini dengan latar belakang penulisan buku ini serta tujuan awalnya akhirnya terlahirlah buku 9 summers 10 autums ini. 

Terlihat jelas, dari ucapan yang terucap dari mulutnya, sosok seorang Bapak tidak pernah luput dari semangat hidupnya, karena baginya Bapak menjadi motivatornya dan rumah kecilnya di batu adalah tempat ternyaman di hatinya. Bagi seorang Iwan Setyawan, keluarga merupakan harta yang tak ternilai, dia bisa menjadi Direktur di salah satu perusahaan besar dunia di negeri paman sam, berkat dukungan seluruh keluarganya dan didikan Bapak dan ibunya. Meski Bapak, hanyalah seorang supir angkot di kota Batu, Malang. Suasana kelabu, saat kisah yang dibagikan mas Iwan benar-benar menyentuh relung hati yang paling dalam. Benar, jika ada yang bilang, “sesuatu yang ditulis dari hati maka akan kembali ke hati.”

Pemotongan tumpeng diadakan setelah setiap tim penggarapan film 9 Summers 10 Autums ini, lebih serunya ada Oka Antara, yang katanya akan menjadi tokoh Iwan dalam film ini. Kita tunggu saja, kelanjutan kisah di balik film 9 Summers 10 Autums.

Sabil Ananda, Jakarta

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

yang mau komen ala komentator di raja gombal silakeunnn..