Jumat, 11 Maret 2011

EYD @jejakubikel

(01) Tentu saja, jumlah katanya harus tepat 111 kata. Kalau lebih atau kurang, namanya bukan #111Kata dong?
(02) Perhatikan kata depan (preposisi) DI, KE dan DARI. Selalu dituliskan terpisah “DI SINI” “KE RUMAH” “DARI MANA” #HowTo
(03) “DIAMBIL” bukan “DI AMBIL”. Mengapa? Itu kata kerja, MENGAMBIL (aktif) -> DIAMBIL (pasif) #HowTo
(04) “UNTUKKU” “MILIKMU” “KEKASIHNYA” — KU, MU, NYA, LAH melekat pada kata di depannya. #HowTo
(05) PUN selalu ditulis terpisah ( DIA PUN, AKU PUN, SIAPA PUN, SEKALI PUN) kecuali pada MESKIPUN dan WALAUPUN. #HowTo
(06) KU, KAU dilekatkan pada kata di belakangnya hanya bila tidak berimbuhan: KUCIUM, KAUPELUK tapi KAU BERLARI, KU MENDEKAT #Howto
(07) TAHU, bukan TAU. YANG, bukan YG. DENGAN, bukan DGN. DARI, bukan DR. #HowTo
(08) Penggunaan tanda kutip: “Aku marah,” ujarku. | Makanan itu disebut ‘French Fries’. | “Ibu marah?” tanyaku. #HowTo

http://lustandcoffee.wordpress.com/2011/02/16/eyd-jejakubikel/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

yang mau komen ala komentator di raja gombal silakeunnn..