Kamis, 09 September 2010

esmosi jiwa!!

oleh Anna Oktaviana pada 08 September 2010 jam 2:31
 
Aneh,,

Blum ada seminggu puja puji itu ku tuliskan utknya,, belum sembuh aku sakit krn khawatir padanya,, belum lewat masa brlangganan sms ku utknya,, blum tunai juga menuliskan diarynya utkq..

Dunia mudah di bolak balik olehNya,, begitu jg hati manusia,, bukan hanya kali ini trsakiti tapi brulang kali ku maafkan dan mencoba mengerti apa masalahmu,, mencoba menelusuri kembali bagaimana perihal sikapmu yg sebenarnya...

Tapi tak ku jumpai kebenarannya, tak kunjung reda air yg menetes di pelupuk ini,, tak berhenti sesak ini bila ingat semua yg telah dia lakukan,, apa sebenarnya kejujuranmu?? Tak peduli seberapa besar rumah gadangmu,, tak peduli sebanyak apa wanita yg menggilaimu,, tak peduli sehebat apa kamu berdiam diri utk membela dirimu,,

Aku bukan wanita bodoh yg berkali-kali luluh dengan isakan tangis dan hibaan maafmu,, aku juga bukan wanita tak brilmu yg selalu membiarkanmu menginjak-injak pengetahuanku akan pentingnya sebuah hubungan...

Aku bukan mantanmu yg dengan mudahnya jalan dengan lelaki lain di depan matamu,, aku juga bukan mantanmu yang malu mengakuimu sebagai pasanganku,, aku bahkan membelamu saat menyindir kekuranganmu,,

Aku belajar bagaimana menghargai laki-laki dari ayahku,, aku belajar bagaimana memperlakukan laki-laki dari ibuku,, aku belajar mendengarkan siapapun itu darimu,, tapi kamu sendiri yg tidak mau dihargai sedikitpun, tidak mau diperlakukan layaknya laki-laki.. Apalagi mau aku dengarkan keluh kesahmu,, kalau hanya diam yg jadi tamengmu...

Berapa kali keluhanmu menjadi penghambatku?? Berapa kali keinginanmu menjadi keinginanku?? Berapa kali impianmu menjadi impianku?? Brapa kali aku menemanimu saat sedih?? Berapa kali ku tegakkan semangat di dalam dirimu yg saat makin jatuh dihadapan teman2mu?? Berapa kali benang basah itu tegak kembali dengan amarahku??


Aku tak pernah menghitungnya,, karena aku ikhlas,, tapi keihlasanku menjadi candu buatku dan aku yg terpuruk menunggu di semangati dengan keteguhan hati bukan dengan kepalsuan kata-kata...
Aku tak pernah mengukurnya karna aku menyayangimu,, tapi sayangku menjadi patung yg tak berharga kini hanya setitik harapan utk aku bangkit utk mengenal arti kehidupan yg lain..

Kehidupan baru yg ditawarkan org lain dgn komitmen pasti,,bukan hanya dengan sejuta maaf dan penyesalan yg tak berujung..bukan dengan seribu alasan utk tak berintrospeksi diri..

Ingatlah,, bukan hanya aku wanita yg kamu sakiti,, ingat saat ibu menangis karna kepulan-kepulan yg tak ku sukai.. Ada janji mu kepada almarhumah yg pernah kamu iya kan,, janji yg harus kamu tepati jika kamu mengerti apa arti janji sebagai muslim..


Diam mu akan jd bom bunuh diri utkmu,, diam mu akan menjadi aib utk semua org,, diammu akan menjadi hinaan utkmu.. Diam mu akan menjadi penghalang cita-citamu..bahkan diam mu akan menjadi penghambat terbesar dalam hidupmu,,


Aku tdk akan berhenti sampai kamu melihat karma dimatamu..
Aku tidak akan berhenti sampai semua janji mu kamu tepati dan tanggung jawabmu kamu laksanakan..



Mulut sm hatimu seperti ular yg berlidah 2,, tak ada yg sama bahkan menusuk dan berduri..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

yang mau komen ala komentator di raja gombal silakeunnn..