Minggu, 31 Oktober 2010

Sepele Tapi Inilah Kunci Kehidupan

oleh Anna Oktaviana pada 31 Oktober 2010 jam 5:40
Banyak hal-hal sepele yang luput dari perhatian kita, padahal itu bisa jadi kunci kesuksesan dalam hidup ini. Cerita ringan berikut mengajak kita untuk selalu ingat bahwa kebahagiaan dan kesuksesan hidup hanya butuh modal sepele seperti: MEMELIHARA KEBIASAAN BAIK, PUNYA INISIATIF, TIDAK PEMARAH, RAJIN BEKERJA, MELAKUKAN SEGALA SESUATU SECARA BERTAHAP, HINDARI KEMALASAN, DAN TIDAK SERAKAH. Lumayan lah buat selingan sehabis makan siang hari ini.
==================

Ada seseorang saat melamar kerja, memungut sampah kertas di lantai ke dalam tong sampah, dan hal itu terlihat oleh peng-interview, dan dia mendapatkan pekerjaan tersebut.
Ternyata untuk memperoleh penghargaan sangat mudah, cukup memelihara kebiasaan yang baik.

Ada seorang anak menjadi murid di toko sepeda. Suatu saat ada seseorang yang mengantarkan sepeda rusak untuk diperbaiki di toko tsb. Selain memperbaiki sepeda tsb, si anak ini juga membersihkan sepeda hingga bersih mengkilap. Murid-murid lain menertawakan perbuatannya. Keesokan hari setelah sang empunya sepeda mengambil sepedanya, si adik kecil ditarik/diambil kerja di tempatnya.
Ternyata untuk menjadi orang yang berhasil sangat mudah, cukup punya inisiatif sedikit saja.

Seorang anak berkata kepada ibunya: “Ibu hari ini sangat cantik. Ibu menjawab: “Mengapa? Anak menjawab: “Karena hari ini ibu sama sekali tidak marah-marah.
Ternyata untuk memiliki kecantikan sangatlah mudah, hanya perlu tidak marah-marah.

Seorang petani menyuruh anaknya setiap hari bekerja giat di sawah. Temannya berkata: “Tidak perlu menyuruh anakmu bekerja keras, Tanamanmu tetap akan tumbuh dengan subur. Petani menjawab: “Aku bukan sedang memupuk tanamanku, tapi aku sedang membina anakku.
Ternyata membina seorang anak sangat mudah, cukup membiarkan dia rajin bekerja.

Seorang pelatih bola berkata kepada muridnya: “Jika sebuah bola jatuh ke dalam rerumputan, bagaimana cara mencarinya?
Ada yang menjawab: “Cari mulai dari bagian tengah.” Ada pula yang menjawab: “Cari di rerumputan yang cekung ke dalam.” Dan ada yang menjawab: “Cari di rumput yang paling tinggi. Pelatih memberikan jawaban yang paling tepat: “Setapak demi setapak cari dari ujung rumput sebelah sini hingga ke rumput sebelah sana .
Ternyata jalan menuju keberhasilan sangat gampang, cukup melakukan segala sesuatunya setahap demi setahap secara berurutan, jangan meloncat-loncat.

Katak yang tinggal di sawah berkata kepada katak yang tinggal di pinggir jalan: “Tempatmu terlalu berbahaya, tinggallah denganku.” Katak di pinggir jalan menjawab: “Aku sudah terbiasa, malas untuk pindah.” Beberapa hari kemudian katak “sawah” menjenguk katak “pinggir jalan” dan menemukan bahwa si katak sudah mati dilindas mobil yang lewat.
Ternyata sangat mudah menggenggam nasib kita sendiri, cukup hindari kemalasan saja.

Ada segerombolan orang yang berjalan di padang pasir, semua berjalan dengan berat, sangat menderita, hanya satu orang yang berjalan dengan gembira. Ada yang bertanya: “Mengapa engkau begitu santai?” Dia menjawab sambil tertawa: “Karena barang bawaan saya sedikit.”
Ternyata sangat mudah untuk memperoleh kegembiraan, cukup tidak serakah dan memiliki secukupnya saja.



Sumber: masandry.com

Sabtu, 09 Oktober 2010

ALAMAT REDAKSI KORAN/MAJALAH

oleh Hylla Shane Gerhana pada 06 April 2011 jam 22:48

ini ada beberapa alamat redaksi yang mungkin bisa berguna. tapi suer, aku belum mengecek lagi apakah masih atau udah tewas atau pindah redaksinya... he he he...

kalau ada yang mau nambahin silahkan ditambahkan di komentar. oke ya... ayo menulis dan... MENGIRIMKAN KARYA!


REPUBLIKA
Jl. Warung Buncit Raya No. 37
Jakarta Selatan 12510
E-mail: ahmadun21@yahoo.com
redaksionline@republika.co.id
redaksirepublika@yahoo.com
herfanda21@hotmail.com

MEDIA INDONESIA
Kompleks Delta Kedoya,
Jl. Pilar Raya Kav. A-D Kedoya Selatan,
Kebon Jeruk, Jakbar
E-mail: effendi18@yahoo.com
redmi@indo.net.id
tifa@mediaindonesia.com

SUARA PEMBARUAN
Jl. Dewi Sartika No. 136-D
Jakarta 13630
E-mail : pembaru@suarapembaruan.com
koransp@suarapembaruan.com

KOMPAS/KOMPAS ANAK
Jl. Palmerah Selatan No. 26-28
Jakarta Selatan 10270
E-mail : kompas@kompas.com
opini@kompas.com
ken@kompas.com
bambangtri@kompas.com

KORAN TEMPO
Kebayoran Center Blok A11-A15
Jl. Kebayoran baru, Mayestik
Jakarta 12240
E-mail : koran@tempo.co.id
cerpen_kortem@yahoo.com
ktminggu@tempo.co.id
nirnd@indosat.net/id

SRIWIJAYA POS
E-mail: sripo@mdp.net.id
Jl. Jnd Basuki Rahmat 1608 BCD
Palembang 30129

JAWA POS
Graha Pena Jl. Ahmad Yani 88
Surabaya
E-mail : editor@jawapos.co.id
sum@jawapos.co.id
ariemetro@yahoo.com


BERNAS
E-mail : bernas@indomedia.com
koranbernas@hotmail.com

ORBIT
Gedung Griya Intan Lt. 3
Jl. Warung Buncit Raya 21-B
Jakarta 12510

MINGGU PAGI YOGYA
Jl. Solo KM 11
Sleman, 55573
E-mail : mp@kr.co.id

KAWANKU
Jl. Panjang No. 38 Kebon Jeruk
Jakarta 11530
E-mail : fiksi-kawanku@gramedia-majalah.com


KEDAULATAN RAKYAT
Jl. Raden Mangkubumi 40-42
Yogyakarta 55232
E-mail : redaksi@kedaulatan-rakyat.com
redaksi@kr.co.id

WAHANA MISTERI
Jl. Sikatan Wetan VIII/35
Manukan Wetan
Tandes, Surabaya

SINAR PAGI
Kompleks Duta Mas Blok B1 No. 19-20-21
Jl. RS Fatmawati, Jakarta Selatan
E-mail: redaksi@sinarpagi.co.id

SINGGALANG
E-mail :redaksi@singgalang.co.id

FEMINA/GADIS
Jl. HR Rasuna Said Blok B Kav. 32-33
Jakarta Selatan 12910
E-mail: kontak@femina-online.com
Farick.ziat@feminagroups.com (Gadis)
Telp. 5253816, 5209370, 5266666



ANEKA YESS!
Jl. Salemba Tengah No.58
Jakarta Pusat 10440
E-mail : aneka@indosat.net.id
pokemonsad@hotmail.com

RADAR LAMPUNG
E-mail : radarlpg@indo.net.id
radar@lampung.wasantara.net.id

KUPANG POS
E-mail : poskup@indomedia.com
poskpg@kupang.wasantara.net.id


RIAU POS
Jl. Raya Pekanbaru
Bangkinang KM 1,5
E-mail : redaksi@riaupos.co.id

SOLO POS
E-mail : solopos@bumi.net.id
Solopos@slo.mega.net.id
Redaksi@solopos.net

SUARA KALTIM
E-mail: suarakaltim@suarakaltim.co.id

SUARA MERDEKA
E-mail : news@suaramerdeka.com
rep@suaramerdeka.com
pwkjkt@suaramerdeka.com
triwikromo@yahoo.com
triwikromo@mail.com

MAJALAH UMMI
E-mail : ummi@ummigroup.co.id

BALI POST
E-mail : bpdps1@indo.net.id
Bpjkt1@indo.net.id
Balipost@indo.net.id

MANUNTUNG BALIKPAPAN
E-mail: manuntung@bpp.mega.net.id



BANJARMASIN POST
D/a. Gedung Palimasan
Jl. Mt. Haryono 143/54
Banjarmasin, Kalsel
E-mail : bpost@indomedia.com
Bpost@bjm.mega.net.id

AKCAYA PONTIANAK
E-mail: editor@pontianak.wasantara.net.id

BERITA BUANA
E-mail : redaksi@beritabuana.co.id

MANADO POST
E-mail: mdopost@mdo.mega.net.id


PIKIRAN RAKYAT
E-mail : redaksi@pikiran-rakyat.com
sfmll@bozz.com

LAMPUNG POST
E-mail : redaksilampost@yahoo.com
lampostk@indo.net.id
senilampost@yahoo.com

MAJALAH AMANAH
Gedung Persaudaraan Haji
Jl. Tegalan No 1 C Lt. 4
Matraman, Jakarta 13140

JAKARTA POST
E-mail: Sunday@jakartapost.com

MAJALAH SWARA CANTIKA
J. Mampang Prapatan No. 25
Jakarta Selatan 12720
E-mail : redaksi@swarakartini.co.id

BUANA MINGGU
JL. Tanah Abang II No. 33
Jakarta Pusat 10160

Sapardi Joko Damono
Jl. Kalimantan No. 135
Depok 16421
Telp : 0812-2351150

Sutardji Calzoum Bachri
Perum Jatibening 2
Jl. Jatibening 2 Blok F No. 31
Kalimalang – Pondok Gede, Bekasi
Telp : 021-8478652

TABLOID MQ
E-mail : redaksi@mqmedia.com
redaksimq@yahoo.com
mqtabloid@yahoo.com

HARIAN BANTEN
E-mail : kang_haban2001@yahoo.com

MAJALAH LISA
Jl. K. H. Wahid Hasyim No. 31 B
Menteng – Jakarta Pusat
10350
E-mail : majalah_lisa@yahoo.com

MAJALAH MISTIKA
Jl. Petojo Enclek I No 24
Jakarta 10610

MAJALAH ANAK INO
E-mail : inomajalah@yahoo.com

SURABAYA NEWS
E-mail: surabaya_news@yahoo.com

WANITA INDONESIA
Jl. Tebet Barat Raya No 52
Jakarta Selatan 12810

PELITA
E-mail : hupelita@mweb.co.id
www.harianpelita.co.id
Red : Wisma Kosgoro
Lantai Basement
Jl. MH Thamrin No 53
Jakpus 10350

SINAR HARAPAN
E-mail: info@sinarharapan.co.id
Redaksi@sinarharapan.co.id
Dalina26@yahoo.com
Sihar_ramze@yahoo.com

WAWASAN SEMARANG
E-mail : redaksi@wawasan.co.id

ANNIDA
Jl. Mede No.42 Utan Kayu
Jakarta Timur 13120
E-mail : annida@ummigroup.co.id
Majalah_annida@yahoo.com

BOBO/KREATIVA
Jl. Palmerah Selatan No. 22
Jakarta 10270
mail: bobonet@gramedia-majalah.com

JURNAL CERPEN
E-mail : jurnalcerpen@yahoo.com

SUARA KARYA
E-mail : suarakarya@hotmail.com
amiherman@yahoo.com
Jl. Bangka Raya 2
Kebayoran Baru – Jaksel
Telp (021) 7191352 / 7193140

MAJALAH TEPAK (Riau)
E-mail : sungaiapit@yahoo.com


MAJALAH KARTINI
Jl. Garuda No. 80 A
Jakarta Pusat.
Telp. 42801905-6, 42881866
E-mail : redaksi@kartinionline.com


MAJALAH PARAS
Kota Wisata Cibubur, senkom amsterdam Blok B, Jl. Transyogy km 6, cibubur 16968
E-mail : majalahparas@yahoo.com

TABLOID FIKRI:
E-mail : tabloidfikri@yahoo.com

Sutan Iwan Sukri Munaf
E-mail : iwansoekri@bolehmail.com

MAJALAH KARTIKA
Jl. Garuda No. 80 A
Kemayoran – Jakarta Pusat
10620

MAJALAH ALIMAH
E-mail : alimah_islami@yahoo.com

Penerbit PROGRES
PO BOX 1492
Jkt 13014


Penerbit GEMA INSANI PRESS
Jl. Kalibata Utara II No. 84
Jakarta 12740
E-mail : gip_anak@yahoo.com

JURNAL PEREMPUAN
Jl. Tebet Barat VIII No. 27
Jaksel 12810
E-mail : yjp@yjp.or.id

NOVA
Gedung Gramedia Pustaka Utama
Lt. 6 Jl. Palmerah Barat 33-37
Jakarta 10270
E-mail : nova@gramedia-majalah.com
henry@gramedia-majalah.com
Telp. 536-77834


MAJALAH PUTERI
Jl.Dr.Saharjo No.78 A, Jaksel 12970
E-mail : majalah_puteri@yahoo.com
Majalah_puteri@hotmail.com
Telp. 8304108 – 8310777

MAJALAH SAFINA
Jl. Sawo III. No.17
Dr. Saharjo, Manggarai 12860
Jakarta Selatan
E-mail : safina_mediautama@yahoo.com
Telp. 83702566

MAJALAH MUSLIMAH
Senkom Amsterdam Blok B, Kota Wisata
Jl. Transyogy KM 6 Cileungsi 16968
Telp. 84932194
E-mail : majalah_muslimah@hotmail.com

MAJALAH CINTA
Wisma Bumi Putera Lt.2/M unit 208
Jl. Jend. Sudirman Kav.75
Jakarta Selatan
E-mail ; cinta@cerita-cinta.info
cerpencinta@yahoo.com
Telp. 571-2108

MAJALAH SURGA
Jl. Mampang Prapatan Raya 74 E
Tegal Parang JAKSEL 12790
Telp. 9176319


MAJALAH NOOR
Kawasan Industri pulogadung
Jl. Rawa Gelam I No.4
Jakarta Timur 13930
E-mail : redaksi@noor.co.id
mel_a_d@yahoo.com
rina@noor.co.id
Telp. 46824444

MAJALAH MOMBI
E-mail : kesumawijaya@yahoo.com

MAJALAH SABILI
Jl. Cipinang Cempedak 3/11a
Polonia, Jakarta Timur 13340

MAJALAH Aku Anak Saleh
Jl.Dewi Sartika no.357
Jakarta 13630

Alamat Media Massa (Edisi Lengkap)

Ayo...kirim cerpen Kalian.....
Berikut ini beberapa alamat Majalah, kita bisa kirim cerpen ke situ...bisa manual via pos atau email.... Info ini saya ambil dari beberapa blog. Semoga ga ada yang salah....

Majalah Aneka Yess
-Cerpen maksimal 7 hlm folio spasi ganda
-Sertakan pernyataan cerpen orisinil dan belum pernah dipublikasikan
-Kirim ke alamat: Jl Salemba Tengah No 58 Jakarta Pusat 10440 atau email: aneka@indosat.net.id

Majalah Kawanku
-Cerpen dengan jumlah karakter 9100 termasuk spasi
-Ketik spasi double
-Kirim ke alamat email: kawanku-mag@gramedia-majalah.com, cerpenkawanku@gmail.com
-Cantumkan identitas lengkap, alamat, dan nomor rekening

Majalah Gadis
-Tulisan untuk rubrik Obrolan, Kuis, Cinta dengan panjang 3-4 halaman folio spasi ganda
-Tulisan untuk rubrik Percikan (cerpen mini) dengan panjang 2 halaman folio spasi ganda
-Tulisan untuk rubrik cerpen dengan panjang 6-7 halaman folio spasi ganda
-Kirim ke alamat Redaksi Majalah Gadis: Jl HR Rasuna Said Blok B Kav 32-33 Jakarta 12910, email: info@gadis-online.com
-Tulis identitas lengkap dan nomor rekening
-Cantumkan nama rubrik di kiri atas amplop

Majalah Hai
-Cerpen maksimal 7 hlm folio spasi ganda
-Kirim ke alamat: Gedung Gramedia Majalah Unit I Lt.1, Jl Panjang No 8A, Kebon Jeruk, Jakarta 11530-Alamat email: hai_magazine@gramedia-majalah.com

Majalah Annida
-Cerpen dalam rubrik Kias dan Epik panjang 6-10 halaman folio
-Kirim via surat:*tuliskan nama rubrik di pojok kiri amplop*lampirkan biodata dan kartu identitas*kirim ke Jl Mede No 42 Utan Kayu, Jakarta Timur 13120
-Kirim via email:*sertakan biodata lengkap*kirim ke annida@ummigroup.co.id

Majalah Teen
-Kirim cerpen maksimal 6 halaman-Kirim ke alamat Jalan Prof Dr Satrio Kav. 3-4 Karet Kuningan, Jakarta 12940
-Atau alamat email ke: tabloid.teen@gmail.com

Olga Magazine
- kirim cerpen maksimal 4 lembar
- spasi 1,5
- alamat :Jl. Sultan Agung 63 Kav. 5, Semarang 50232
- alamat email : olga_magazine@yahoo.com

STORY
- panjang cerpen antara 8-10 halaman-spasi 1,5
- alamat email : story_magazine@yahoo.com
Top of Form


Alamat Email Media Massa Cetak Indonesia

Menulis di Media Cetak Indonesia (1)

Bagi siapa saja yg berminat mengirim tulisan ke media cetak (koran/majalah), maka berikut sedikit tips dari saya:

1. Panjang tulisan antara 700 sampai 1000 kata *. cara melihat jumlah kata: MS WORD –> tools–> wordcount —> words

2. Kirim ke media via email dalam bentuk MS WORDS via attachment.

Alamat email2 media cetak sebagai berikut:

Media Nasional:

1. Republika:
Redaksi : redaksi@republika.co.id
Sekretariat Redaksi : sekretariat@republika.co.id
Webmaster ROL : webmaster@republika.co.id

2. Kompas:
(1) opini@kompas.com
(2) opini@kompas.co.id
(3)kompas@kompas.com

3. Media Indonesia
redaksi@mediaindonesia.co.id

4. Suara Pembaruan
koransp@suarapembaruan.com
opinisp@suarapembaruan.com

5. Sinar Harapan
(1)redaksi@sinarharapan.co.id
(2)info@sinarharapan.co.id 6. Harian Pelita
hupelita@indo.net.id7. Jawa Pos
(1) editor@jawapos.com
(2) editor@jawapos.co.id
8. Suara Karya
redaksi@suarakarya-online.com

9. Koran Tempo
ndewanto@mail.tempo.co.id

10. Majalah Tempo
hidayat@mail.tempo.co.id

Media Daerah Sumatera

1. Waspada (Medan)
(1) redaksi@waspada.co.id
(2) waspada@waspada.co.id

2. SIB – Suara Indonesia Baru (Medan)
redaksi@hariansib.com

3. Batam Pos
redaksi@harianbatampos.com

4. Serambi Indonesia (Aceh)
(1) redaksi@serambinews.com
(2) serambi_indonesia@yahoo.com

5. Sriwijaya Post (Palembang)
(1) sripo@persda.co.id
(2) sripo@mdp.net.id

Media Daerah Jawa

1. Pikiran Rakyat (Jawa Barat)

beritapr@yahoo.com
berita@pikiran-rakyat.com
redaksi@pikiran-rakyat.com
info@pikiran-rakyat.com

2. Suara Merdeka (Jawa Tengah)
redaksi@suaramer.famili.com

3. Kedaulatan Rakyat (Yogyakarta)
redaksi@kr.co.id

4. Koran Bernas (Yogyakarta)
koranbernas@yahoo.com

5. Harian Surya (Jawa Timur)
surya1@padinet.com

6. Harian Duta Masyarakat (Jawa Timur)
dumas@sby.centrin.net.id

7. Surabaya Post (Jawa Timur)
redaksi@surabayapost.info
admin@surabayapost.info

Media Daerah Bali

1. Bali Post
balipost@indo.net.id

Media Daerah Kalimantan

1. Banjarmasin Post
banjarmasin_post@persda.co.id
bpostmania@telkom.net

2. Pontianak Pos
redaksi@pontianakpos.co.id

Media Daerah Sulawesi

1.Harian Fajar (Makassar)
fajar@fajar.co.id

Jadi, setelah Anda selesai menulis di MS WORD sebanyak 700 – 1000 kata, maka kirimkan ke media yg dituju melalui email mereka. Sekali lagi, artikel dikirim via attachment. Dan jangan lupa tulis di subject email
sbb: “Artikel Opini: ” [judul tulisan anda di sini...]

Langkah pertama, cobalah menulis ke koran, bukan majalah. Karena kolom di majalah biasanya pesanan dari redaksi; biasanya diisi penulis yg sudah beken seperti Rizqon Khamami.

Catatan:

1. Email redaksi sejumlah harian/koran Indonesia di atas adalah email media cetak. Sedangkan email media online seperti detik.com, dll tidak termasuk di sini.

2. Perlu diketahui bahwa tulisan kita yang dimuat di media cetak, akan otomatis dimuat di website mereka masing-masing. Artinya, kalau tulisan kita tampil di website koran bersangkutan berarti dimuat di media cetaknya. Memang koran seperti Waspada (Medan) dan Riau Pos (Riau) pernah memiliki dua edisi online dan offline (cetak), tapi sekarang sudah tidak lagi. Ini untuk menjawab pertanyaan Rahmatsyah Rangkuti yang agak bingung soal ini.

3. Jangan pernah mengirim satu tulisan pada dua koran nasional atau dua koran yang satu daerah dalam waktu bersamaan. Karena kalau sama-sama dimuat di kedua koran tsb. kita akan mendapat sangsi berupa tulisan kita tidak akan lagi dimuat di keduanya. Akan tetapi, kalau dikirim pada dua koran yang lain segmennya, seperti ke koran nasional dan koran daerah itu tidak apa-apa walaupun seandainya sama-sama dimuat.

4. Kalau Anda memiliki alamat email media cetak yang belum saya sebut atau alamat email dari saya salah, silahkan tulis di kotak komentar di bawah untuk melengkapi dan mengoreksi.[]

Sumber: www.fatihsyuhud.com

Repost : Menulis Surat Pembaca
Bagikan
 Kemarin jam 12:03 | Sunting Catatan | Hapus
Menulis Surat Pembaca

Sumber : http://afatih.wordpress.com/2006/09/08/menulis-surat-pembaca/


Bagaimana menulis Surat Pembaca ke Media massa Koran atau Majalah
www.fatihsyuhud.com

Kolom Surat Pembaca di media koran atau majalah menjadi peluang bagi kita untuk berkomentar seputar berita hangat atau opini yang dimuat dalam sebuah media terkait.

Petunjuk dan aturan berikut umum berlaku pada sebagian besar media massa:

- isi padat dan singkat (sekitar 250 kata atau kurang).
- biodata harus jelas dan lengkap. Seperti nama lengkap, alamat rumah, dan nomor telpon.
- tidak memakai attachment. Tulis langsung dalam email.
- di subject email tulis “Surat Pembaca”.
- media berhak untuk mengedit, menyingkat atau menolak surat Anda.
- Surat Anda harus eksklusif pada satu media. Jangan dikirim ke media lain kecuali kalau jelas di media tsb.
- Sebagian media seperti KOMPAS biasanya mengontak Anda (via email) apabila tulisan Anda ditolak.
- Surat terbuka yg ditujukan ke pihak ketiga, misalnya ke perusahaan atau layanan tertentu, disebagian media biasanya ditolak. Catatan: Umumnya media massa cetak di Indonesia baik koran atau majalah alamat email untuk surat pembaca sama dg alamat email untuk mengirim tulisan. Anda bisa melihat daftar emailnya di link di bawah. Untuk media massa cetak Indonesia lihat di sini

Sedangkan di media berbahasa Inggris luar negeri, email untuk mengirim Surat Pembaca dan artikel op-ed berbeda. Berikut alamat email Surat Pembaca media berbahasa Inggris luar negeri (data ini tidak lengkap, silahkan ditambah di komentar apabila Anda punya alamat email Surat Pembaca media luar negeri yg lain):

Globe and Mail
E-mail: letters@globeandmai l.com
Fax: 416.585.5085

National Post
E-mail: letters@nationalpos t.com
Fax: 416.442.2209
Tel: 416.383.2300

Local Media
Vancouver Sun
E-mail: sunletters@png. canwest.com
Fax: 604.605.2522
Tel: 604.605.2184

Vancouver Province
E-mail: provletters@ png.canwest. com
Fax: 604.605.2099
Tel: 604.605.2029

Georgia Straight
E-mail: letters@straight. com
Fax: 604.730.7010

Other Canadian Media
Toronto Star
E-mail: lettertoed@thestar. ca
Fax: 416.869.4322

Montreal Gazette
E-mail: letters@thegazette. canwest.com
Fax: 514.987.2639
Tel: 514.987.2579

Ottawa Citizen
E-mail: letters@thecitizen. canwest.com

Rabu, 06 Oktober 2010

Cara Aktivasi Uniblue Power Suite 2010 v2.1.10.14 Full Serial

Cara Aktivasi Uniblue Power Suite 2010 v2.1.10.14 Full Serial

powersuite 2010 logoTernyata banyak juga yah yang suka dengan software Uniblue Power Suite 2010, saya akui memang software ini sangat bermanfaat banget dalam meningkatkan dan menjaga performa komputer kita. Pada kesempatan kali ini saya akan share Uniblue Power Suite 2010 beserta cara aktivasi Uniblue Power Suite 2010 biar jadi full version dengan menggunakan serial yang bisa di katakan invalid.

Uniblue Power Suite 2010 merupakan salah satu sofware dari uniblue yang di mana isi dari software Uniblue Power Suite 2010 ini meliputi :powersuite 2010
  1. Registry Booster 2010
  2. SpeedUp My PC 2010
  3. Driver Scaner 2010
Ketiga software di atas merupakan software yang wajib di miliki sobat blogger untuk menigkatkan kinerja komputer sobat blogger. Sobat blogger bisa mendownload software di atas satu per satu atau langsung mendownload Uniblue Power Suite 2010 saja untuk mendapatkan ketiga software tersebut.

Ketiga software di atas, sudah pernah saya bahas sebelumnya, berikut penjelasan singkat sekedar mengingatkan kembali software yang saya maksud di atas.

Uniblue RegistryBooster 2010 :
Uniblue RegistryBooster 2010 merupakan utilities software yang berfungsi untuk memperbaiki registry error atau yang sudah tidak terpakai lagi demi menjaga performa komputer agar tetap maksimal kerjanya.
registry booster 2010
Feature :
  • Scan and find outdated system drivers
  • Download the latest version of the driver
  • Select the number of simultaneous downloads
  • Displays the status of drivers
  • Display the scanning process
  • Create a backup installed drivers
  • Restore the system after its collapse
  • Easy and intuitive user interface
Uniblue SpeedUpMyPC :
Kalau yang ini (SpeedUpMyPC) berfungsi untuk membersihkan file-file yang sudah tidak berguna lagi (file sampah) demi meningkatkan kinerja komputer kita.

speedupmypc 2010
Features :
  • Automatically scan the system performance
  • Overview of CPU
  • Improving the functionality of the processor
  • Review the use of RAM
  • Optimize RAM
  • Review the use of disk space
  • Analyzing and defragmenting hard drives
  • Analysis and Optimization speed internet connection
  • Startup Manager
  • Task Manager
  • Review of and recommendations for increasing its productivity
  • Crawling on unnecessary or unwanted data
  • Complete destruction of confidential data (optional)
  • Manager to uninstall the program
  • Nice and easy interface yuzersky
Uniblue Driverscanner :
Kalau software ini pasti sobat blogger udah pada tau kan?? dari namanya saja kita sudah bisa mengambil kesimpulan software apa ini. Software Driver Scanner ini berfungsi untuk mengecek driver/mengetahui update-an terbaru dari driver yang kita gunakan.
driverscanner 2010

Feature :
  • Scan summary and download history
  • Driver download management technology
  • Disk drives scan
  • Display adapters scan
  • DVD/CD-ROM drives scan
  • IDE ATA/ATAPI controllers scan
  • Monitors scan
  • Network adapters scan
  • Processors scan
  • Other devices scan
  • Sound, video and game controllers scan
  • System devices scan
  • Universal serial bus controllers scan
  • Unplugged devices scan
  • Simultaneous driver downloads
Cara Aktivasi Uniblue Power Suite 2010 v2.1.10.14 :
  1. Download dan instal aplikasi "Uniblue Power Suite 2010 v2.1.10.14".
  2. Buka C: \Program Files\Uniblue\RegistryBooster\, klik 2x registrybooster.exe
  3. Close RegistryBooster 2010
  4. Jalankan Registry Editor (Tombol windows + R, masukan regedit)
  5. Tekan CTRL + F, masukan kata "FC", Ceklist semua kecuali yang DATA.
  6. Klik 2x FC, lalu ubah 85 jadi 100 (kalau sudah 100, ya biarkan saja)
  7. Buat string value baru, kasih nama License (klik kanan -> new string)
  8. Klik 2x License, lalu masukan "PS-0HQQ7X-9PKW1R-ZY4ND3-A5XUP2-9CUK9N"
  9. regedit
  10. Jalankan Uniblue PowerSuite.
  11. Selesai, sekarang Uniblue PowerSuite 2010 sobat blogger sudah full version.
INFO : Tips ini 100% tested n worked by me.

UPDATE (24102010) : Link download sudah saya perbaiki, terima kasih atas laporan nya.

Password : www.remo-xp.com
Download Uniblue Power Suite 2010 v2.1.10.14 Full Serial 
 
http://www.remo-xp.com/2010/10/cara-aktivasi-uniblue-power-suite-2010.html
indahnya berbagi

awan kelabu berbuntut pelangi...

biarkan guruh bergelegar kencang...
biarkan langit menggelap hitam..
biarkan kilat menyambar-nyambar..
biarkan hujan turun dengan derasnya..

dengarkan saja guruh itu bercerita,, betapa marahnya dia..
pandangi saja langit yg cemberut itu,, betapa sangat bosannya dia..
tatap saja kilat yg meledak-ledak itu,, rasakan emosinya yg meluap..
resapi saja hujan menangis,, rasakan betapa sedihnya dia...

jangan hanya menerima langit saat ia cerah saja..
jangan hanya mau pandangi awan yg biru saja..

tapi terimalah semuanya,,
agar kau mengerti makna dibalik lakunya..
agar kau paham arti dibalik tingkahnya...

pelangi yg indah melengkung indah mewarnai langit..
pelangi cerah tampak di tanah yg basah...
pelangi itu indah,,
jika kau menghargainya dengan hatimu...

Selasa, 28 September 2010

Wifi gratisss!

hari ini gw ngaburrrr aja ah..

Niat melancongku mulai membara,
secara gw newbie di bandung,
sah sah aja kan kalo' gw berkelana di kota indah ini,

Bandung,
Yups, betul banget,
kota dengan sejuta keindahannya, bahkan dapat sebutan Paris van Java,
parisnya dipulau jawa mungkin begitu maksudnya,
gimana nggak, baru sehari disini tiap jengkal yang terlihat semua indah,
meski hanya mal dan mal yang ku datangi tapi semua mempunyai arsitektur yang bagus dan mengasyikkan.

bahkan ada di salah satu mall nya itu yang selalu dijadiin tempat foto-foto buat para pendatangnya,
sama seperti diriku, tapi berhubung daku sendirian niat untuk berpose alay dibatalkan untuk sesaat,
yang jadi fokusku menikmati hotspot gretongan alias gratissss!

bermodal laptop dan duit beberapa perak untuk mengisi perut selagi browsing semau hati.

so, gw mau ngenet gratissss,,
ini gw kasih tau tempat2 yg asik buat ngenet ampe puanaassss tuh pantat...

Akses Internet WiFi Gratis Daerah Bandung :

Kamis, 09 September 2010

esmosi jiwa!!

oleh Anna Oktaviana pada 08 September 2010 jam 2:31
 
Aneh,,

Blum ada seminggu puja puji itu ku tuliskan utknya,, belum sembuh aku sakit krn khawatir padanya,, belum lewat masa brlangganan sms ku utknya,, blum tunai juga menuliskan diarynya utkq..

Dunia mudah di bolak balik olehNya,, begitu jg hati manusia,, bukan hanya kali ini trsakiti tapi brulang kali ku maafkan dan mencoba mengerti apa masalahmu,, mencoba menelusuri kembali bagaimana perihal sikapmu yg sebenarnya...

Tapi tak ku jumpai kebenarannya, tak kunjung reda air yg menetes di pelupuk ini,, tak berhenti sesak ini bila ingat semua yg telah dia lakukan,, apa sebenarnya kejujuranmu?? Tak peduli seberapa besar rumah gadangmu,, tak peduli sebanyak apa wanita yg menggilaimu,, tak peduli sehebat apa kamu berdiam diri utk membela dirimu,,

Aku bukan wanita bodoh yg berkali-kali luluh dengan isakan tangis dan hibaan maafmu,, aku juga bukan wanita tak brilmu yg selalu membiarkanmu menginjak-injak pengetahuanku akan pentingnya sebuah hubungan...

Aku bukan mantanmu yg dengan mudahnya jalan dengan lelaki lain di depan matamu,, aku juga bukan mantanmu yang malu mengakuimu sebagai pasanganku,, aku bahkan membelamu saat menyindir kekuranganmu,,

Aku belajar bagaimana menghargai laki-laki dari ayahku,, aku belajar bagaimana memperlakukan laki-laki dari ibuku,, aku belajar mendengarkan siapapun itu darimu,, tapi kamu sendiri yg tidak mau dihargai sedikitpun, tidak mau diperlakukan layaknya laki-laki.. Apalagi mau aku dengarkan keluh kesahmu,, kalau hanya diam yg jadi tamengmu...

Berapa kali keluhanmu menjadi penghambatku?? Berapa kali keinginanmu menjadi keinginanku?? Berapa kali impianmu menjadi impianku?? Brapa kali aku menemanimu saat sedih?? Berapa kali ku tegakkan semangat di dalam dirimu yg saat makin jatuh dihadapan teman2mu?? Berapa kali benang basah itu tegak kembali dengan amarahku??


Aku tak pernah menghitungnya,, karena aku ikhlas,, tapi keihlasanku menjadi candu buatku dan aku yg terpuruk menunggu di semangati dengan keteguhan hati bukan dengan kepalsuan kata-kata...
Aku tak pernah mengukurnya karna aku menyayangimu,, tapi sayangku menjadi patung yg tak berharga kini hanya setitik harapan utk aku bangkit utk mengenal arti kehidupan yg lain..

Kehidupan baru yg ditawarkan org lain dgn komitmen pasti,,bukan hanya dengan sejuta maaf dan penyesalan yg tak berujung..bukan dengan seribu alasan utk tak berintrospeksi diri..

Ingatlah,, bukan hanya aku wanita yg kamu sakiti,, ingat saat ibu menangis karna kepulan-kepulan yg tak ku sukai.. Ada janji mu kepada almarhumah yg pernah kamu iya kan,, janji yg harus kamu tepati jika kamu mengerti apa arti janji sebagai muslim..


Diam mu akan jd bom bunuh diri utkmu,, diam mu akan menjadi aib utk semua org,, diammu akan menjadi hinaan utkmu.. Diam mu akan menjadi penghalang cita-citamu..bahkan diam mu akan menjadi penghambat terbesar dalam hidupmu,,


Aku tdk akan berhenti sampai kamu melihat karma dimatamu..
Aku tidak akan berhenti sampai semua janji mu kamu tepati dan tanggung jawabmu kamu laksanakan..



Mulut sm hatimu seperti ular yg berlidah 2,, tak ada yg sama bahkan menusuk dan berduri..

Rabu, 08 September 2010

H-2 Lebaran kali ini..

oleh Anna Oktaviana pada 08 September 2010 jam 14:29

susana berbeda ada di sini,, keramaian kunjungan dari seluruh keluarga tak kan lagi tampak disini, meski keluarga kecilku juga tak lengkap lagi akan kehadiran kakak ku (alm. mba aulia) juga keluarga kecilnya,,  nenek juga tak lagi meriahkan lebaran kali ini.. aku takut perubahan, perubahan yang membuat ku tak siap dengan segala ketidakpastian apalgi masa depan.. bukan karna aku tak beriman tapi aku tak percaya apa akau masih bs berada dijalurNYA??

budaya lebaran memang tak kan pernah lepas dari daging rendang, ayam opor, daging itam, sambal ati ampela plus pete didalamnya, sirup segar, teh hangat manis atau sekedar air mineral dan buah2an yg menghiasi meja makan.. lebaran kali ini dihiasi kue-kue kering buatan kak shintia yg pandai membuat kue,, rencananya sih tekwan dan mpek-mpek akan hadir membludak di meja makan di tante kecilku (cik rita di cibubur)..

untuk semua yg merayakannya,, lebaran bukan sekedar budaya, tp keihlasan untuk kembali fitrah dengan dasar keyakinan,,

Met IdulFitri

Minggu, 05 September 2010

H-1

oleh Anna Oktaviana pada 05 September 2010 jam 7:42

yeah,, H-1 sebelum kepergianmu ke kampung halaman,, jadi ingat kata2 ini "takana jo kampuang"...
itu kata2 yg tepat untuk mu,, meskipun hari ini kuliahmu masih berlangsung tapi pikiranmu telah berada disana,, tela bertemu bapak dan ibu juga puja... melihat wajahmu yang tak menentu.. sedih rasanya... walau ragamu bersamaku tapi jiwamu berada di kampung..tak sabarkah dirimu menunggu waktu esok?? tak sadarkah dirimu aku akan menuggumu saat dirimu ada disana??

senang bercampur sedih,,
senang saat melihatmu asyik bercerita kampung halaman dan sanak saudara disana,,
sedih karena harus bepisah sejenak dalam penantian yang ku harap cepat berakhir...

kamu,,
dalam diammu memecahkan keheningan sejuta makna,,
bukan aku yang pinta tapi desakan emosi ingin berkata "Sabar ya,, tinggal hitungan jam busmu melaju melewati jalanan ibu kota juga menyebrangi selat sunda yg mungil itu...menuju tempat bapak ibu disana.."

Entah pikiran apa yg sedang bertelur di benakmu kini,,
mata membahana mencari apa yg tak ku ketahui,,
atas nama raga ingin menemanimu walau jark tak sedekat jari dan kuku,,
aku menunggumu dengan senyum dan sebungkus rindu akan senyummu..


tertanda,,
yg merindu akan luasnya samudra biruku..
(^_^)v

Rabu, 01 September 2010

second journey... RSHS

oleh Anna Oktaviana pada 01 September 2010 jam 10:39

-still in same date-

ga tau knapa aku pengen bgt bisa deket sm ayah ibu,, sharing ilmu dan sharing kesusahan membuat "Alur", alhasil alur yg diminta my PA Ibu Atik sudah jadi,, tinggal diketik dan diserahkan...soalnya, menurut wo emma, seseorang punya kecendrungan yg berbeda,, misal
- ada org yg pinter ngomong, tapi utk menuliskan di sebuah kertas iu begitu sulit,,
- ada org yg sulit ngomong atau susah untuk mengungkap kan isi hatinya tapi sangat mudah menggambarkanya dan menuliskannya di seuah kertas, bahkan bisa sangat tajam menilai sesuatu.
- ada lagi org yg pinter keduanya,, itu disebut brilliant...
nah, Alhamdulillahnya, Ibu ku yg amat ku sayangi ini tipe ketiga,, pinternya ganas,, alias ga main2... so, ga ada salahnya meminta bantuan ibu utk menggambarkan apa dari permaksudan isi hatiku... wkwkkwkk

perjalanan menuju RSHS sangat jauh,, tu disebabkan karena :
1. kita berempat ga ada yg tau alan di bandung..
2. banyaknya angkot yg nge-tem ga tau diri dan
3. bandung gt loh!!! ga jauh beda sm jakarta,, jalannya itu loh,, yg muter2....

RSHS itu di jalan Eyckman,, kl angkotnya cicaheum-ciroyom,,atau ledeng... sekitarnya itu nama jalnnya bagus2 deh,, ada jalan sabar,, tentram, aman,, kebijaksanaan,, dll... nama sifat2 yg baik... RSHS letaknya deket pasteur, deket Cihampelas juga PVJ... luasnya luas bgt,, parkirannya selalu penuh dan tidak sepi pasien,, ruang rawat inapnya pun mewah,, paviliun gt namanya... harganya juga aduhai,,,

surat utk Direktur RS Hasan Sadikin melewati beberapa prosedur, yakni musti ke tata usaha dan administrasi,, harus disertai dengan proposal ijin penggunaan data,, Nah ini dia  yg aku belum ada!! PROPOSAL!!

pembuatan proposal secepat foto polaroid,, just 15 minutes,, di bantu ayah ibu utk edit-edit dan pembenaran kata-kata,, jilid pun untungnya ada disekitar RS... jarak ruang tunggu informasi - Direktur sekitar 0,5 km,, lumayan utk olahraga kaki... menunggu proses surat sekitar 2-3 hari,,

lagi asyik ber bincang dgn ayah ibu,, bertukar pikiran utk kue lebaran,, rumah yg akan di banu di danau ranau sampai akhirnya aku tersadar uangku hilng,, yg baru saja ku ambil di ATM 10 menit yg lalu,, seakan aku dihipnotis,, benar2 tdk sadar kalau uang itu tidak ada di tanganku juga dompetku...

IKHLaaSSS GA YA???

hiks...

-next destiny-
mencari kosan,, capek, lelah dan ga ada yg sepadan,,
1. kamar besar, luas, wah, harga MAHALLLL
2. kamar besar, kamar mandi dalam, harga HEBOH!!
3. kos2an CAMPUR,, cewek cowok,, WOW!!
4. kos kecil, kamar mandi dalam, sangat mefet,, harga IRIT!!

teparrrrr,,
ayah ibu pulang ke jkT daku sendirian di sini.. temnku ya cuma laptop!!
main ke cihampelas,, yg ternyata deket ya bo!!
ntar aja deh cari jaketya, bs breng my lovely kalo dah dateng kesini...

tp kpan ya???

Senin, 05 April 2010

Kiat Menulis Bebas: Kiat Paling Jitu agar Kita Selalu Lancar Menulis!

Kiat Menulis Bebas: Kiat Paling Jitu agar Kita Selalu Lancar Menulis!

June 19, 2009
Filed under: Dunia Penulisan, kiat sukses 
writer blockWriter’s block, mandeg menulis, blank, tak tahu harus menulis apa, banyak ide tapi bingung bagaimana cara menuangkannya menjadi tulisan, dan seterusnya? Itu semua adalah penyakit paling kronis dalam menulis. Atasi dengan cara menerapkan kiat berikut ini. Insya Allah, semua masalah seperti itu akan hilang. Anda akan bisa menulis secara lancar selancar-lancarnya!
* * *
Sejak sekitar tiga tahun lalu, saya mengenal istilah “kiat menulis bebas” dari Pak Hernowo, penulis yang terkenal dengan konsep Mengikat Makna. Tapi penemu konsep menulis bebas ini adalah Peter Elbow lewat bukunya Writing Without Teacher (sudah diterjemahkan ke bahasa Indonesia dengan judul sama dan diterbitkan oleh Indonesia Publishing atau iPublishing, tahun 2007). Tapi, “Saya menerapkan kita menulis bebas ini tidak dari Peter Elbow, melainkan dari Dr. James W. Pennebaker, seorang psikolog yang menulis buku Opening Up,” ujar Pak Hernowo ketika suatu hari saya mengkonfirmasikan konsep Kiat Menulis Bebas tersebut padanya.
Terlepas dari apapun, saya merasa bersyukur karena menemukan sebuah fakta yang sangat menarik, sebagaimana yang tertulis pada judul artikel ini. Bahkan saya kemudian menyebut kiat ini sebagai RAHASIA TERBESAR DI DUNIA PENULISAN. Saya pun memberi nama khusus untuknya, dengan tujuan agar mudah diingat: “Otak Kanan Dulu Baru Otak Kiri”.

Kiat Menulis Bebas = Kembali ke Fitrah Manusia
otak kanan otak kiriSaya yakin Anda semua sudah paham, bahwa otak manusia memiliki dua belahan, yakni otak kanan dan otak kiri.
  • Otak kanan = menyukai spontanitas, penuh kebebasan, tanpa aturan.
  • Otak kiri = sistematis, runut, penuh pertimbangan.
Secara naluriah, sebenarnya setiap manusia sudah “diprogram” oleh Tuhan untuk menggunakan otak kanan dulu baru otak kiri, DALAM HAL APAPUN. Sebagai contoh:
  1. Seorang perempuan jalan-jalan di sebuah mal. Dia melihat sebuah baju bagus yang dijual dengan diskon 50%. Maka PIKIRAN SPONTAN si perempuan ini akan berkata, “Wah, harus beli nih!”
  2. Seorang pemuda secara tak sengaja melihat perempuan seksi lewat di depan matanya. Maka secara spontan dia akan berkata di dalam hati, “Wah, cantiknya! Andai dia jadi milikku.”
  3. Seseorang yang disenggol oleh orang asing secara tak sengaja, maka secara spontan emosinya akan naik dan timbul NIAT SPONTAN untuk marah atau membalas tindakan tersebut.
Hal-hal seperti contoh di atas adalah REAKSI SPONTAN manusia ketika menghadapi situasi tertentu. Dan reaksi spontan ini adalah hasil pekerjaan OTAK KANAN.
Setelah reaksi spontan itu muncul, biasanya kita tidak langsung bertindak. Misalnya pada contoh nomor 1. Setelah si perempuan secara spontan berkata “harus beli”, maka dia kemudian berpikir. “Jadi beli enggak, ya?” Pikirannya pun penuh oleh berbagai macam pertimbangan. Hingga akhirnya dia MUNGKIN tak jadi beli.
Aktivitas “penuh pertimbangan, banyak mikir” dan seterusnya ini merupakan hasil kerja dari OTAK KIRI.
Secara hukum alam, kita para manusia ini memang terbiasa mengerjakan apapun dengan otak kanan dulu baru otak kiri. Spontan dulu baru mikir-mikir. Ini adalah hukum alam, sangat sesuai dengan fitrah manusia.
Masalahnya: Dalam menulis kita justru melawan hukum alam. Kita melakukan hal-hal yang tidak sesuai dengan fitrah kita sebagai manusia!
Kita mulai menulis dengan berbagai macam pikiran dan pertimbangan:
  • Tulisan ini nanti jadinya bagus tidak ya?
  • Bagaimana kalau hasilnya jelek?
  • Bagaimana kalau nanti tulisan ini diejek oleh orang lain?
  • Bagaimana kalau tulisan ini tidak sesuai dengan tata bahasa dan ejaan yang berlaku?
  • Kalau tulisan ini saya kirim ke Kompas, dimuat enggak ya?
  • Saya ingin membuat tulisan sebagus tulisan Andrea Hirata. Tapi bagaimana kalau tulisan saya nantinya tidak bagus, jauh dari kualitas Andrea Hirata?
  • Dan seterusnya!
Dengan kata lain, belum apa-apa kita sudah pakai otak kiri! Padahal, hukum alam justru mengajarkan kita untuk menggunakan otak kanan dulu baru otak kiri. Ini berlaku dalam hal apapun, termasuk dalam MENULIS.
Maka, ketika saya belakangan ini rajin memasyarakatkan KIAT MENULIS BEBAS kepada teman-teman penulis, itu didorong oleh keinginan saya agar para penulis kita kembali ke fitrahnya, kembali ke hukum alam dalam hal menulis.
Memang, kecenderungan kita untuk MELAWAN HUKUM ALAM ketika menulis sedikit banyaknya dipengaruhi oleh sistem pendidikan kita di sekolah. Sejak kecil, kita diajarkan oleh Guru Bahasa Indonesia bahwa menulis harus pakai kerangka karangan, harus mematuhi EYD, harus taat pada tata bahasa, dan seterusnya dan seterusnya. Ajaran seperti ini membuat kita berpikir bahwa menulis itu rumit, membingungkan, dan sulit untuk dipraktekkan.
Padahal sebenarnya, menulis itu sangat gampang! (seperti kata Arswendo Atmowiloto pada bukunya “Mengarang Itu Gampang!”). Bagaimana caranya agar gampang? Ya tentu saja dengan KEMBALI KE HUKUM ALAM. Kikislah habis “aliran sesat” yang diajarkan oleh guru kita di sekolah dulu. Mulai sekarang, menulislah dengan otak kanan dulu baru otak kiri.

Bagaimanakah Cara Menulis Bebas Tersebut?
kiat menulis bebasCaranya sangat gampang. Ya, DEMI TUHAN INI SANGAT GAMPANG!
Tahap ke-1: Otak Kanan:
Mulailah menulis secara spontan. Apapun yang muncul di pikiran Anda, langsung ditulis saja. Bahkan ketika Anda bingung harus menulis apa, coba tulis saja:
“Saya bingung nih, mau nulis apa. Apa yang harus saya tulis, ya? Kenapa ide sama sekali tidak muncul? Padahal kemarin saya ada ide, lho. Kenapa sekarang idenya hilang tak berbekas? Kenapa? Kenapa saya jadi blank begini?…..”
Apa susahnya menulis seperti itu?
Tentu saja Anda tidak harus menulis persis seperti kalimat-kalimat yang saya tulis. Itu hanya contoh untuk menjelaskan bahwa menulis bebas itu SANGAT MUDAH. Oke?
Ketika menulis bebas tersebut, HILANGKAN SEMUA BEBAN PIKIRAN ANDA.
Ya, SEMUANYA. Jadi apapun itu yang menghantui Anda ketika menulis, yang membuat tangan Anda berhenti menulis, yang membuat Anda bengong dan kembali blank atau bingung harus menulis apa lagi, LUPAKAN ITU SEMUA. BUANG JAUH-JAUH.
Yang tak kalah penting: Jangan diedit atau direvisi sebelum selesai.
Walau tulisan Anda kacau balau, kalimatnya ngelantur ke sana ke mari, banyak salah ketik, atau Anda merasa tulisan tersebut sangat jelek, membosankan dan tak ada bagus-bagusnya, bahkan bila banyak kalimat yang berisi kata-kata vulgar, berbau SARA, membuka aib, dan seterusnya, BIARKAN SAJA. Jangan diedit atau direvisi dulu. Lanjutkan saja proses menulis Anda hingga semua ide tertuang dalam bentuk tulisan.
Kenapa tidak boleh diedit? Sebab begitu Anda mulai mengedit, maka itu akan menjadi sumber kemandegan yang baru. Percayalah!
Tahap ke-2: Otak Kiri:
Setelah tahap ke-1 selesai, diamkan dulu naskah Anda sekitar satu atau dua hari. Atau kalau buru-buru, satu atau dua jam cukup deh. Lalu baca lagi tulisan tersebut. Kini, mulailah MEREVISI dengan otak kiri. Buatlah tulisan tersebut menjadi lebih bagus. Bila ada salah ketik, saatnya diperbaiki. Bila topiknya melebar ke mana-mana, saatnya difokuskan ke tujuan semula. Bila Anda merasa tulisannya kurang menarik, kini saatnya dibuat lebih menarik. Dan seterusnya dan seterusnya.
“Bagaimana cara merevisi? Apa saja yang harus saya edit?”
Oke, pertanyaan bagus!
Hal utama yang harus Anda sadari, “Saya ini penulis, bukan editor.”
Karena itu, Anda tidak harus bekerja seperti para editor di penerbitan buku, atau redaktur di media cetak. Tidak harus!
Kalau Anda mau belajar editing secara lebih mendalam, ya itu bagus. Saya juga sangat setuju dan akan mendukung Anda sepenuhnya! Tapi tanpa berbuat seperti itu pun, Anda sebagai PENULIS bisa mengedit atau merevisi tulisan Anda secara layak plus memadai.
Caranya:
Edit atau revisi saja tulisan tersebut semampu Anda. Tidak ada patokan bagian mana yang harus direvisi atau bagaimana cara mengeditnya dan seterusnya. Pokoknya edit dan revisi saja semampu Anda. Yang penting Anda merasa bahwa hasil editing atau revisi tersebut membuat tulisan Anda lebih bagus dari sebelumnya. Itu saja. Titik.

Hasil Otak Kanan = Draft (atau Ruang Privat)
kiat menulisSelama ini, hampir semua peserta pelatihan mengaku puas setelah mempraktekkan kiat menulis bebas yang saya ajarkan. Bahkan banyak di antara mereka yang mengaku sudah bertahun-tahun tak bisa menulis, kini bisa menulis dua – bahkan lebih – halaman secara lancar tanpa hambatan sama sekali.
Bahkan, banyak peserta yang awalnya bingung harus menulis apa, tapi – setelah mempraktekkan kiat menulis bebas – justru protes ketika saya berkata “waktu sudah habis, silahkan tulisannya dikumpulkan”. Mereka berkata bahwa tulisan mereka belum jadi, masih banyak ide yang belum sempat dituliskan.
Alhamdulillah, ini menjadi bukti bahwa kiat menulis bebas memang benar-benar jitu!
Tapi tentu saja, ada juga peserta pelatihan yang protes, masih bingung, bahkan marah dan mengkritik saya. Sebagai contoh, TIGA ORANG peserta Pelatihan Penulisan di Cipanas  Bogor tanggal 11 Juni 2009 lalu (yang diadakan oleh Serikat Penerbit Suratkabar Pusat) berkata dengan penuh emosi:
“Pak Jonru. Kami ini staf Public Relation dari berbagai perusahaan dan instansi di Indonesia. Kami datang ke sini untuk mengetahui kiat apa yang paling jitu agar kami bisa membuat tulisan yang membangun citra positif bagi perusahaan kami. Kalau kami menerapkan kiat menulis bebas seperti yang Pak Jonru ajarkan, bukankah itu justru berbahaya? Kami menulis sebebas-bebasnya, tidak peduli apakah di dalam tulisan tersebut ada rahasia yang tidak seharusnya diketahui oleh publik, bahkan dengan tulisan bebas itu citra perusahaan kami jadi hancur berantakan. Bagaimana dong?!”
Terus terang, ini adalah pengalaman paling seru yang saya alami dalam mengajarkan kiat menulis bebas. Terlebih ketika dua hari kemudian saya mengisi pelatihan di Unibraw Malang dengan membawakan tema yang sama, salah seorang peserta – mahasiswa – pun mengajukan protes yang sama. Dia berkata:
“Saya sering disuruh dosen untuk menulis dengan kriteria dan aturan tertentu. Kalau saya menerapkan kiat menulis bebas, bagaimana dong? Saya tentu tidak bisa membuat tulisan yang sesuai dengan kriteria yang ditetapkan oleh dosen!”
Saya kira, protes seperti ini dapat dimaklumi, karena para peserta tersebut masih salah persepsi – atau lebih tepatnya belum mengerti – tentang konsep KIAT MENULIS BEBAS.
Kiat menulis bebas adalah OTAK KANAN DULU BARU OTAK KIRI.
Dengan kata lain (seperti yang Anda bisa lihat juga pada penjelasan di atas), kiat menulis bebas dilakukan dalam DUA TAHAP.
Tahap pertama adalah TAHAP OTAK KANAN.
Pada tahap otak kanan ini, tulisan yang dihasilkan adalah DRAFT. Atau meminjam istilah Hernowo, tulisan hasil otak kanan adalah untuk konsumsi ruang privat. Atau bahasa gamblangnya, “Ini adalah tulisan untuk diri Anda sendiri. Bila misalnya Anda hendak mengirim tulisan ke Kompas, bukan draft atau hasil otak kanan tersebut yang Anda kirim.”
Tahap kedua adalah TAHAP OTAK KIRI.
Pada tahap inilah, Anda merevisi atau mengedit draft tersebut. Setelah jadi, setelah tulisannya menjadi bagus dan sesuai harapan Anda, barulah tulisan tersebut diarahkan ke tujuan semula. Bila sejak awal tulisan itu hendak Anda kirim ke Kompas, maka kini saatnya Anda mewujudkan rencana tersebut.
Meminjam istilah Pak Hernowo, hasil tulisan dengan otak kiri adalah untuk ruang publik. Maksudnya, ini adalah hasil tulisan yang akan Anda PUBLIKASIKAN.
Sekadar Info:
Tulisan-tulisan yang Anda baca di koran, majalah, tabloid, buku, bulletin, jurnal, dan seterusnya, semua itu BUKANLAH tulisan yang sekali tulis langsung jadi. Semua tulisan itu pastilah hasil dari draft 1, lalu direvisi menjadi draft 2, draft 3, draft 4, dan seterusnya. Ketika ada tulisan yang dimuat di sebuah koran, bisa saja itu adalah tulisan yang telah melewati sepuluh atau dua puluh editing atau revisi.
Karena itu, bila Anda hendak membuat tulisan yang SEKALI TULIS LANGSUNG SEBAGUS TULISAN YANG DIMUAT DI KORAN ATAU MAJALAH, maka ini adalah pemikiran yang keliru.
Jadi, sebenarnya tidak masalah bila di TAHAP AWAL tulisan Anda masih jelek, masih berantakan, masih kacau balau. Sebab setelah draft awal selesai, Insya Allah Anda masih punya kesempatan untuk merevisinya agar menjadi bagus dan sesuai harapan Anda.

Kiat Menulis Bebas = Cocok untuk Jenis Tulisan APAPUN
kiat menulisYa, tulisan jenis apapun yang Anda tulis, semuanya cocok untuk ditulis dengan kiat menulis bebas. Cerpen, artikel, opini, memoar, karangan ilmiah, skripsi, esai, resensi, puisi, novel, skenario sinetron, berita, dan seterusnya. Pokoknya tulisan apapun itu, SEMUA COCOK!
Jadi jangan berpikir bahwa kiat menulis bebas hanya cocok untuk tulisan tertentu. SEMUA COCOK deh pokoknya! Kalau tidak percaya, coba simak subjudul berikut ini.

Kiat Menulis Bebas = Kiat SEJUTA UMAT dalam Menulis
kiat menulisDi atas saya sudah menyebutkan:
“….apapun itu yang bisa menghantui Anda ketika menulis, yang membuat tangan Anda berhenti menulis, yang membuat Anda bengong dan kembali blank atau bingung harus menulis apa lagi, LUPAKAN ITU SEMUA. BUANG JAUH-JAUH.”
Ya, APAPUN itu.
Tapi walau saya sudah menulis APAPUN dengan HURUF KAPITAL untuk menegaskannya, ternyata masih banyak juga teman yang belum memahaminya.  Buktinya, mereka masih juga bertanya-tanya, mengajukan kasus yang mereka hadapi. Mereka mengaku masih tetap mandeg, bingung harus menulis apa, dan seterusnya.
Sebenarnya, bila Anda sudah sangat memahami makna dari kata APAPUN, percayalah bahwa masalah mandeg atau bingung atau blank dalam menulis tak akan pernah lagi Anda hadapi. Sebab seperti yang sudah diulang di atas, masalah APAPUN yang membuat Anda mandeg dalam menulis, maka kiat paling jitu untuk mengatasinya adalah KIAT MENULIS BEBAS.
Itulah sebabnya kenapa saya menyebut kiat ini sebagai KIAT SEJUTA UMAT DALAM MENULIS.
Untuk lebih jelasnya, saya akan sebutkan beberapa contoh saja (ingat, INI HANYA BEBERAPA CONTOH, sebagai gambaran belaka. Saya yakin, setelah membaca contoh-contoh ini, Anda akan bisa menerapkannya untuk hal-hal lain yang juga membuat Anda mandeg dalam menulis, atau setidaknya memperlambat proses penulisan Anda).
Contoh 1: Kerangka Karangan:
Anda menulis dengan didahului oleh pembuatan kerangka karangan atau outline, atau apalah itu namanya. Maka tulislah naskah Anda dengan cara seperti yang saya jelaskan di sini:
(1) Dengan asumsi bahwa Anda memang butuh kerangka karangan, awali proses penulisan Anda dengan membuat kerangka karangan. Bagaimana format dan caranya? Di atas sudah dijelaskan. Oke?
(2) Setelah itu, mulailah menulis. Menulislah secara bebas, spontan, sesuka Anda. Hilangkan semua beban dari pikiran Anda. Lupakan dulu semua teori, kiat menulis, dan seterusnya. Pokoknya menulislah sesuka-suka Anda.
….
Termasuk kerangka karangan yang telah Anda buat tadi, silahkan lupakan dulu. Jangan diingat-ingat. Jangan sampai Anda dibayang-bayangi oleh makhluk yang bernama kerangka karangan tersebut. LUPAKAN DIA UNTUK SEMENTARA. Oke?
(3) Setelah semua ide berhasil dituangkan ke dalam tulisan, barulah kerangka karangan tadi dilirik lagi. Silahkan sekarang Anda mencocokkannya dengan tulisan yang telah dibuat.
Cara mencocokkannya lebih kurang sama seperti ibu-ibu yang mencocokkan check list daftar belanjaan dengan barang-barang yang telah dia beli di mall. Ingat contoh tentang ibu-ibu di atas. Begitulah caranya.
Contoh 2: Jumlah Halaman:
Katakanlah Anda hendak mengirim naskah cerpen ke Koran A. Lalu oleh Koran A, dibuat aturan bahwa naskah opini hendaknya sepanjang 6 sampai 8 halaman kuarto, ketik 1,5 spasi, dan seterusnya.
Maka ketika menulis, awalilah dengan spontan atau menulis bebas. Lupakan dulu aturan dari Koran A tersebut. Tuliskah sepanjang-panjangnya, tidak peduli berapa halaman pun itu. Setelah selesai, baru deh masuk ke tahap otak kiri. Sekaranglah saatnya Anda mengingat lagi aturan dari Koran A tersebut. Revisilah naskah Anda sehingga dia menjadi sekitar 6 atau 8 halaman kuarto, ketik 1,5 spasi.
Contoh 3: Kualitas Tulisan
Anda ingin membuat tulisan yang benar-benar bagus, menarik, dan menggugah perasaan para pembaca. Anda tidak ingin membuat tulisan yang standar bahkan jelek. Maka ketika menulis, Anda dihantui oleh keinginan seperti ini. Anda selalu berpikir, “Hasilnya nanti bagus enggak, ya?”
Karena dihantui seperti itu, Anda jadi mandeg. Maka kembalilah ke kiat menulis bebas. Mulailah menulis secara spontan. Lupakan saja dulu keinginan Anda tersebut. Walau Anda merasa hasil menulis spontan itu sangat jelek, tak ada bagus-bagusnya dan seterusnya, biarkan saja. Terus saja menulis. Setelah selesai, baru deh masuk ke tahap otak kiri. Saatnya Anda merevisi tulisan tersebut sehingga menjadi lebih bagus, menarik dan menggugah para pembaca.
kiat menulisContoh 4: Kaidah-kadiah pada tulisan ilmiah
Tulisan ilmiah penuh oleh kaidah-kaidah yang membatasi kita dalam menulis. Bila kita langsung memikirkan dan memperhatikan kaidah-kaidah tersebut ketika menulis, maka dapat dipastikan bahwa masalah mandeg akan muncul. Karena itu, coba terapkan kiat menulis bebas. Menulislan secara spontan, lupakan dulu kaidah-kaidah tersebut. Setelah selesai, baru deh masuk ke tahap otak kiri. Saatnya Anda merevisi tulisan dengan cara menerapkan kaidah-kaidah yang berlaku pada penulisan karya ilmiah.
Contoh 5: Referensi Data
Pada jenis tulisan tertentu (misalnya esai atau karangan ilmiah), referensi data pendukung sangat penting. Nah, banyak penulis yang mandeg karena mereka mencari data sambil menulis. Ini cara yang salah! Saran saya, terapkan saja kiat menulis bebas. Mulailah menulis secara spontan. Lupakan dulu semua data pendukung yang Anda butuhkan. Katakanlah Anda hendak menulis data tertentu tapi lupa-lupa ingat (seperti judul lagu Kuburan). Maka tulis saja seperti contoh berikut:
“Berdasarkan data penelitian lembaga …. tahun ….., jumlah penduduk miskin di Jakarta pada tahun 2006 adalah sebanyak …. orang. Bahkan Bapak …., seorang pakar Ekonomi moneter berpendapat bahwa…… (dikutip dari Majalah Tempo edisi …….).”
Tidak masalah bila masih titik-titik seperti itu. Toh itu baru draft. Setalah tahap otak kanan selesai, atau setelah semua ide tertuang di dalam tulisan, maka selanjutnya Anda masuk ke tahap otak kiri. Pada saat itulah Anda bebas mencari data, melengkapi titik-titik tersebut dengan data yang relevan.
Contoh 6: Dikejar Deadline
Anda mungkin diperintahkan oleh Bos untuk membuat tulisan dan harus jadi dalam waktu satu jam dari sekarang. Maka, Anda pun menulis sambil dihantui oleh deadline. Anda selalu khawatir, “sudah satu jam belum ya?”
Saran saya, cobalah menulis secara spontan saja. Lupakan saja deadline dari bos tersebut. Kosongkan pikiran Anda dari rasa khawatir. Menulislah seolah-olah deadline tidak ada. Tapi tentu saja, Anda harus berpikir bahwa tulisan ini harus selesai SESEGERA MUNGKIN. Dengan cara ini, insya Allah Anda akan bisa lebih lancar dalam menulis. Dan kemungkinan besar Anda bisa menyelesaikan tulisan tersebut sebelum deadline tiba.
Contoh 7: Beban Psikologis
Ketika baru mulai menulis, Anda langsung berpikir, “Nanti tulisannya bagus enggak, ya? Bagaimana kalau diejek orang? Bagaimana kalau ditolak oleh majalah? Bagaimana kalau setelah saya muat di blog, tak ada orang yang mengomentari tulisan ini? Bagaimana kalau… bla… bla… bla….”
Bila pikiran-pikiran seperti itu menghantui Anda, sadarilah itu hanya PERASAAN ANDA. Anda membayangkan hal-hal yang sebenarnya BELUM TERJADI. Tentu sangat konyol bila kita terlalu memikirkan hal-hal yang belum terjadi, padahal itu BELUM TENTU terjadi!
Maka saran saya, langsung saja menulis, lupakan semua beban psikologis yang menghantui pikiran Anda tersebut. Menulislah secara spontan. Gunakan dulu otak kanan Anda. Setelah selesai dalam bentuk draft, saatnya Anda boleh memikirkan lagi semua beban psikologis tersebut. Bila misalnya Anda khawatir tulisan tersebut akan diejek orang, maka revisilah naskah itu sebagus mungkin. Kalau sudah bagus, tentu KEMUNGKINAN untuk diejek oleh orang lain menjadi lebih kecil.
Contoh 8: Tata Bahasa, EYD, Kiat & Teori Penulisan
Banyak mahasiswa dan lulusan Fakultas Sastra yang tidak berani menulis, karena mereka dihantui oleh teori-teori yang mereka dapatkan di bangku kuliah. “Nanti kalau tulisan saya tidak sesuai teori ANU, gimana dong?”
Walau bukan dari Fakultas Sastra, saya yakin Anda pun mungkin pernah berpikir seperti itu. Ketika menulis, pikiran Anda penuh oleh teori penulisan, kiat penulisan, tata bahasa, dan seterusnya. Dan ini tentu membuat Anda mandeg menulis.
Saran saya, LUPAKAN DULU SEMUA ITU! Mulailah menulis dengan spontan, semau-mau Anda. Gunakan dulu otak kanan Anda. Semua teori dan kiat serta aturan penulisan itu, SILAHKAN LUPAKAN DULU.
Setelah selesai dalam bentuk draft, baru deh semua teori, kiat dan aturan tersebut diingat-ingat lagi. Sekarang saatnya pakai otak kiri. Revisilah tulisan Anda agar sesuai dengan teori, aturan dan kiat yang sudah Anda pelajari tersebut.
Satu hal yang perlu Anda ketahui:
Teori, kiat dan aturan dalam menulis bisa dipelajari sambil jalan. Anda tidak harus menguasai semuanya sebelum mulai menulis. Justru dari praktek menulislah, Anda akan menjadi makin mahir, makin ahli, dan makin mudah dalam memahami teori, kiat dan aturan penulisan yang ada.
“Anda tidak harus menjadi ahli untuk memulai, tapi Anda harus memulai untuk menjadi Ahli,” demikian bunyi sebuah kata bijak :)
* * *
Oke, delapan contoh sudah cukup ya?
Saya yakin Anda bisa mencari contoh-contoh lain. Intinya: APAPUN masalah yang menyebabkan Anda mandeg dalam menulis, maka atasi dengan kiat menulis bebas.
Dan inilah sebabnya kenapa pada subjudul sebelumnya saya mengatakan bahwa kiat menulis bebas cocok untuk jenis tulisan apapun!
Kiat Menulis Bebas = Alat Bantu Belaka
kiat menulis alat bantuBila Anda baru belajar menulis, dan menerapkan kiat menulis bebas pun terasa masih sangat sulit, maka Anda bisa dianalogikan seperti seorang anak SD atau TK yang baru belajar membaca.
Pada kondisi seperti ini, “kiat menulis bebas” bisa disebut sebagai ALAT BANTU yang ditujukan bagi Anda yang masih sangat pemula dalam menulis. Dengan alat bantu ini maka orang yang paling pemula pun diharapkan bisa menulis secara lancar selancar-lancarnya, tanpa mandeg atau mentok sama sekali.
Tapi Anda juga tentu paham bahwa keahlian apapun akan bisa diasah melalui PRAKTEK. Semakin sering menulis, maka Insya Allah keterampilan Anda dalam menulis pun makin terasah. Sama seperti seseorang yang belajar menyetir mobil. Awalnya terasa sulit, sering nabrak, dan seterusnya. Tapi semakin sering menyetir, dia makin mahir mengenderai mobil.
Maka, keahlian menulis yang Anda miliki akan makin terasah, Anda akan makin terampil atau mahir menulis, bila Anda semakin sering praktek menulis.
Dan bila Anda sudah sampai pada tahap MAHIR atau AHLI, mungkin KIAT MENULIS BEBAS tidak terlalu relevan lagi bagi Anda. Anda mungkin bisa menulis dengan lancar walau sambil sesekali mengedit tulisan yang baru saja Anda ketik, misalnya. Terus terang, saya pun sering seperti itu :)
Tapi selama “pelanggaran” yang Anda lakukan terhadap kiat menulis bebas ini tidak membuat Anda mandeg menulis, atau justru membuat Anda makin lancar menulis, maka silahkan lanjutkan “pelanggaran” tersebut.
Kenapa? Sebab kita tibak boleh memperlakukan kiat menulis bebas ini sebagai sebuah kitab suci yang tak terbantahkan. DIA HANYALAH ALAT BANTU. Sebagai alat bantu, kita hanya membutuhkannya bila dia memang benar-benar bisa membantu pekerjaan kita. Bila dia justru mempersulit pekerjaan kita, lantas buat apa dipakai?
Dan dalam menerapkannya pun, fleksibel sajalah. Jangan terlalu kaku. Seperti yang saya jelaskan di atas: Tidak mematuhi kiat ini secara seratus persen bukanlah masalah. Yang penting Anda tetap dapat lancar dan nyaman dalam menulis.
Info selengkapnya tentang cara memperlakukan alat bantu dalam menulis, silahkan klik di sini.
Kiat Menulis Bebas = Untuk Dipraktekkan, Bukan untuk Dibaca atau Dihafal Belaka
kiat menulisBanyak teman penulis yang mengaku sudah paham tentang kiat menulis bebas yang saya ajarkan. Tapi begitu mulai menulis, mereka masih mandeg, masih dihinggapi penyakit writer’s block, masih bingung harus menulis apa.
Saya katakan pada mereka, “Bila Anda memang sudah benar-benar memahami apa itu kiat menulis bebas, saya yakin Anda tidak akan bingung lagi, tak akan mandeg lagi. Saya yakin Anda pasti bisa menulis dengan sangat lancar.”
Mereka manggut-manggut, tapi tetap mengeluh dan berkata bahwa mereka masing bingung, masih belum tahu harus menulis apa, dan seterusnya.
Saya hanya tersenyum geli. Untuk menghadapi orang seperti ini, kiat paling jitu adalah LANGSUNG MENYURUH MEREKA MENULIS.
“Silahkan langsung dipraktekkan. Kiat menulis bebas itu bukan untuk sekadar dibaca atau dihafal.. Sebab Anda baru bisa merasakan dampak dan kedahsyatannya bila kamu mencobanya langsung. Oke?”
Setelah saya “paksa” (karena awalnya mereka terlihat ogah-ogahan), barulah si penulis bingung tersebut mulai menulis. Awalnya mereka berkata masih tetap bingung. Tak tahu harus menulis apa. “Pikiran saya blank,” ujarnya.
“Kalau pikiran Anda blank, cobalah menulis tentang blank. Tulis saja ‘saya lagi blank, tak tahu harus menulis apa, bingung harus ngapain. sudah disuruh menulis oleh Jonru tapi saya kok tetap blank juga ya?????’ Saya tidak percaya kalau Anda katakan tidak bisa. Yang penting, YAKINKAN DIRI, ‘Saya Bisa Menulis!’ Dengan keyakinan seperti itu, Insya Allah Anda akan bisa menulis dengan lancar. Oke?”
Alhamdulillah, teman penulis tersebut akhirnya berhasil menulis. Hanya satu paragraf. Tapi dengan satu paragraf itu dia akhirnya percaya dan bisa merasakan sendiri, bahwa kiat menulis bebas itu memang sangat jitu!
Jadi bagi Anda yang masih bingung juga setelah membaca tulisan ini, AYO LANSGUNG DIPRAKTEKKAN SAJA. Silahkan LANGSUNG MENULIS!
Oke?
Selamat Menulis dan Salam Sukses!
Jonru
Founder & Mentor Sekolah-Menulis Online
Cara Modern Menjadi Penulis Hebat
http://www.SekolahMenulisOnline.com
Penulis Buku “Menerbitkan Buku Itu Gampang!”
Panduan Langkah-langkah Penulisan & Penerbitan Buku untuk Pemula
Silahkan pesan di http://www.MenerbitkanBukuItuGampang.com

Rabu, 31 Maret 2010

Gudang Obat


TEMUKAN "GUDANG OBAT" DI DAPUR KITA : Apotek dan toko obat memang menjual banyak obat bebas untuk mengatasi berbagai penyakit. Namun sebelum beranjak keluar rumah, pertimbangkan bahwa sebenarnya 'gudang obat' juga bisa ditemukan di rak dapur. Berikut ini adalah beberapa bahan bermanfaat lainnya yang mudah ditemukan di dapur :

1. Garam untuk mengatasi athlete's foot
Larutan garam bisa menghasilkan lingkungan yang tidak disukai oleh jamur, mencegah keringat berlebih dan melembutkan kulit. Rendam kaki dengan larutan 2 sendok teh garam dalam setengah liter air hangat, lalu diamkan 5-10 menit.

2. Tonic water untuk mengatasi kaki pegal
Segelas minuman ringan yang rasanya agak pahit ini bisa meredakan sindrom kaki gelisah (restless leg syndrome) bila diminum sebelum tidur. Kandungan kina di dalamnya bisa menghentikan kontraksi berulang yang terjadi di otot.

3. Lemon untuk mengatasi bercak hitam di wajah
Potong buah lemon lalu tempelkan langsung di bercak hitam akibat proses penuaan, lalu diamkan 10-15 menit. Jika rutin dilakukan, hasilnya akan tampak dalam 6-12 pekan. Hati-hati, sebab penggunaan secara berlebihan bisa menyebabkna lapisan terluar kulit mengelupas. "Kandungan asam pada lemon bisa membantu mencerahkan bagian-bagian tersebut," ungkap Audrey Kunin, MD, ahli dermatologi dari Kansas City.

4. Madu untuk menyembuhkan luka gores
Pemanis alami ini mengandung 3 komponen untuk menyembuhkan luka yaitu gula untuk menyerap kelembaban sehingga bakteri tidak tumbuh, hidrogen peroksida untuk mencegah indeksi, senyawa propolis dari nektar untuk membunuh bakteri. Selain itu, madu akan membentuk semacam perban alami saat mengering di permukaan luka.

5. Minyak zaitun untuk mengatasi eksim
Sering digunakan sebagai basis pelembab karena mengandung antioksidan yang mencegah inflamasi. Bisa juga digunakan sendirian, dengan cara mengoleskan 1 sendok teh di permukaan kulit. Untuk mengobati eksim, diamkan sepanjang malam dan tutup dengan plastik.

6. Susu untuk mengatasi gelisah
Untuk menenangkan diri, segelas susu hangat sebelum tidur akan sangat membantu. Susu banyak mengandung triptofan, salah satu jenis asam amino yang bisa membantu relaksasi pikiran.

7. Cuka apel untuk mengatasi luka memar
Cuka apel atau aple cider vinegar merupakan antiradang alami yang sangat baik. Oleskan sedikit pada katun, lalu gosokkan langsung ke kulit yang memar. Bisa juga dicampur dengan putih telur dan petroleum jelly agar lebih manjur.

8. Teh Chamomile untuk mengatasi kutil dan kapalan
Seduhan encer dari teh yang dibuat dari bunga chamomile ini bisa melunakkan jaringan kulit pada kutil dan kapalan, terutama di kaki. Kaki akan tampak kotor oleh minuman ini, tetapi bisa dibersihkan dengan sabun.

9. Baking soda untuk mengatasi infeksi saluran kemih
Sifatnya yang basa membuat bakteri tidak bisa berkembang biak. Bila merasakan gejala awal infeksi, minum larutan yang dibuat dengan 1/4 sendok teh baking soda dalam 200 mL air. Lakukan setiap hari hingga mendapatkan antibiotik yang sesuai dari dokter.

10. Jahe untuk mengatasi sakit perut
Rimpang ini sudah lama dikenal ampuh mengatasi masalah gastrointestinal atau pencernaan, mulai dari mabuk kendaraan hingga morning sickness karena kehamilan. Seduh dengan air panas, atau campur dengan teh agar lebih nikmat.

KF-HL/ Prevention
Powered by Telkomsel BlackBerry®